
🌍 Inflasi yang dipicu energi menjadi sorotan utama: gangguan di Selat Hormuz mendorong inflasi Zona Euro pada Agustus naik ke 3,3%, dan ECB diperkirakan menaikkan suku bunga 25bp hari ini (keputusan pukul 15:15 GMT+3). US PPI (15:30 GMT+3) dan penjualan rumah bekas (17:00 GMT+3) melengkapi hari yang padat data.
Asia
🇯🇵 Nikkei 225: ~64.510, -1,0% (sesi hari ini) – tertekan oleh tingginya harga minyak
🇭🇰 Hang Seng: ~25.240, -0,3% (penutupan Rabu, sesi hari ini masih berlangsung)
🇨🇳 Shanghai Composite: ~3.952, +0,3% (penutupan Rabu, sesi hari ini masih berlangsung)
🇰🇷 KOSPI: ~7.052, +1,4% (penutupan Rabu, sesi hari ini masih berlangsung) – dipimpin oleh saham chip
Forex
💶 EUR/USD: ~1,1635 – tertahan mendekati 1,1700 menjelang kenaikan suku bunga ECB yang diperkirakan ke 2,5% (deposit rate) 🦅
💷 GBP/USD: di atas 1,3550 – ekspektasi kenaikan suku bunga BoE dan imbal hasil gilt di atas 5% menopang sterling
💴 USD/JPY: stabil di atas 153,50 – yen mendekati level tertinggi 7 bulan akibat pergeseran ekspektasi hawkish BoJ
Komoditas
🥇 Emas: $4.409/oz, +0,25% – bertahan mendekati level tertinggi sepanjang masa menjelang data inflasi AS
🛢️ Brent: ~$101/barel, -0,2% – koreksi tipis, masih tinggi akibat risiko Hormuz
🔑 Fokus Hari Ini: keputusan ECB & konferensi pers, US PPI (perkiraan tahunan 5,3% vs 4,7% sebelumnya), penjualan rumah bekas AS – volatilitas diperkirakan terjadi pada EUR, minyak, dan emas sepanjang sore hari Eropa.
Kembali Kembali